Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

pai@iainmadura.ac.id

Dari Tradisi ke Publikasi; Musyfiq Sulaiman Tuntaskan Akademiknya dengan Meneliti Tradisi ‘Remo’

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi PAI
  • Jumat, 21 November 2025
  • Dilihat 79 Kali
Bagikan ke

Pamekasan 21 November 2025, Keberhasilan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Musyfiq Sulaiman, lahir di Sumenep pada 15 Oktober 2004, putra dari Bapak Sulaiman dan Ibu Amyani, berhasil menuntaskan studi melalui jalur tugas akhir non-skripsi. Prestasi ini menempatkan Musyfiq sebagai mahasiswa ke-22 yang menempuh dan menyelesaikan studi melalui jalur non skripsi di Prodi PAI.

Tugas akhir non skripsi yang disusun oleh Musyfiq berupa artikel ilmiah yang berjudul “Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam pada Tradisi ‘Remo’ di Desa Banmaleng Pulau Gili Raja Sumenep”. Artikel tersebut berhasil dipublikasikan pada Jurnal LISAN AL-HAL; Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan Volume 19 Nomor 1 Tahun 2025 yang telah terakreditasi SINTA 4. Dalam proses penyusunan proposal hingga publikasi artikel, Musyfiq S dibimbing langsung oleh Ibu Muliatul Maghfiroh, M.Pd.I, yang sekaligus juga sebagai ketua Prodi PAI.

Beliau menyampaikan apresiasi atas capaian Musyfiq. beliau menilai bahwa kelulusan melalui jalur non skripsi menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan kajian akademik dengan realitas sosial dan budaya masyarakat. Menurut beliau, capaian ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kualitas karya ilmiah dan publikasi akademik.

Sebagai mahasiswa yang lulus melalui skema non skripsi, Musyfiq mengungkapkan bahwa alasan memilih skema ini adalah untuk menunjukkan bahwa kelulusan dapat dicapai melalui jalur lain. Menurutnya, skripsi bukan merupakan satu-satunya syarat untuk menyelesaikan studi di perguruan tinggi, selama mahasiswa mampu memenuhi standar akademik yang telah ditetapkan.

Meskipun tidak mencatatkan prestasi akademik maupun nonakademik yang menonjol, Musyfiq dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan disiplin dalam menjalani perkuliahan. Ia secara konsisten mengikuti seluruh rangkaian akademik dengan penuh tanggung jawab, menjaga komitmen terhadap tugas dan kewajiban sebagai mahasiswa. Dalam setiap proses yang dijalani, Musyfiq berpegang teguh pada motto hidup yang menjadi prinsipnya, yaitu “Jika tidak lebih baik, lebih baik tidak.” Motto tersebut mencerminkan sikap kehati-hatian dan kesungguhan dalam bertindak, sekaligus menjadi landasan moral yang mendorongnya untuk selalu mengutamakan kualitas dan integritas dalam setiap pilihan yang diambil.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. H. Siswanto, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pencapaian mahasiswa melalui jalur non-skripsi. Beliau menegaskan bahwa skema ini tidak hanya sah secara akademik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong peningkatan budaya riset dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan mutu lulusan.

Capaian ini sekaligus menjadi pesan edukatif bahwa keberhasilan studi di perguruan tinggi tidak semata ditentukan oleh satu jalur akademik tertentu. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) mendorong mahasiswa untuk memahami proses akademik sebagai ruang pengembangan kapasitas intelektual, etika ilmiah, dan komitmen keilmuan yang berkelanjutan.(AdminPAI)