Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

pai@iainmadura.ac.id

PRODI PAI MENGGELAR WORKSHOP PENGEMBANGAN KOMPETENSI DOSEN DAN MAHASISWA “ INOVASI STRATEGI DAN MEDIA PEMBELAJARAN PAI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0”

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi PAI
  • Kamis, 8 Agustus 2019
  • Dilihat 45 Kali
Bagikan ke

 

 

Pamekasan.iainmadura.ac.id-Bertepatan dengan malam 23 Ramadhan 1440 H  yaitu hari senin tanggal 27 Mei 2019 M pukul 13:30, Program Studi PAI IAIN Madura menyelenggarakan workshop pengembangan kompetensi Dosen dan Mahasiswa yang bertemakan “ Inovasi Strategi dan Media Pembelajaran PAI di Era Revolusi Industri 4.0.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor IAIN Madura yaitu Bapak Dr.H.Mohammad Kosim, M.Ag. Beliau menyampaikan bahwa meski zaman sudah sangat up to date bahkan memasuki Era Revolusi Industri, Dosen dan mahasiswa harus senantiasa terus berpacu dalam mencari ilmu, menambah wawasan dan mengupgrade pengetahuan tanpa meninggalkan marwah dan etika masing-masing. Acara ini sangat diapresiasi oleh beliau karena bisa menggabungkan atau kolaborasi bersama dosen dan mahasiswa ngaji bareng di bulan puasa ini  dalam konteks kePAI-an.

Setelah opening ceremony di gelar maka dilanjut acara inti, workshop ini yang di moderatori oleh Bapak Moh.Farah Ubaidillah, Narasumber yang dipercaya untuk tema kali ini adalah Dr.Dwi Stianingsih, M.Pd.I dari FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya. Meski beliau sekarang berada di FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya, namun beliau menceritakan bahwa selama 9 tahun berdealektika sebagai dosen fakultas Tarbiyah IAIN  Kediri. salah satu bagian dari curriculum vitae beliau adalah pernah mendapat beasiswa dari Kemenag RI pada tahun 2012 yaitu Academic Recharging for Islamic Higher Education (ARFI) di Turki selama 1 bulan. Kemenag RI. Dilanjutkan pada tahun 2014 mendapatkan beasiswa Kerjasama Kemenag RI dengan Pemerintah Australia :Partnership in Islamic Education Scholarships (PIES) di Australian National University (ANU) selama 1 tahun.

Menurut pemaparan narasumber bahwa Revolusi Industri.4.0 telah menyadarkan kita semua akan kemajuan teknologi, maka dengan itu menumbuhkan kesadaran kita agar lebih meningkatkan potensi diri baik itu dosen maupun mahasiswa, maka kedepan dosen dan mahasiswa harus mampu menciptakan inovasi-inovasi baru . Salah satu yang dijelaskan inovasi tersebut adalah pembelajaran menggunakan e learning, serta pembelajaran yang menggunakan multimedia baik elektronik maupun non elektronik. Disamping itu narasumber juga menjelaskan bahwa di Era revolusi industri 4.0 atau Distruption Era, tugas dosen yaitu menciptakan generasi-generasi baru yang lebih berkualitas dari generasi yang sekarang. Hal yang sangat pent ing untuk meregenerasi yang lebih baik yaitu melalui Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan adanya pendidikan agama bisa membentengi peserta ddik maupun pendidik agar senantiasa berkarakter islami meski zaman sudah berkembang.

Para Dosen, guru maupun calon pendidik/mahasiswa serta peserta didik di era ini harus memiliki integritas yang tinggi dalam membumikan serta mengimplementasikan nilai-nilai Robbaniyah melalui Pendidikan Agama Islam. Disamping itu pula mereka harus mempunyai kompetensi guru yg berkualitas, adaptif dan inovatif. Pada Era ini harus reorientasi pendidikan agama islam lagi agar upgrade mengikuti perkembangan zaman dengan cara penilaian terintegrasi, proses pembelajaran terintegrasi, pembelajaran konteks dan tekstual, digital literacy, e learning maupun hidden kurikulum. Hal ini harus dilakukan agar Pendidikan Agama Islam semakin menjadi garda depan mengawal karakter islami generasi muda Indonesia.(humas)